It isn't Red Carpet!

It isn't Red Carpet!


Ya, ini bukanlah sebuah karpet merah (red carpet) yg biasa di jadikan tempat berjalan para tamu kehormatan. Tapi ini adalah salah satu tempat anak saya belajar untuk memahami, menerima, dan mau menjalankan perintah Alloh swt.

Di tempat inilah saya pernah menjelaskan: "Syifa.. kalau ummi dan abi memberi makan, minum, baju, uang, dan lain-lain kepada syifa, apa yg syifa lakukan atau katakan? Kalau ada teman syifa yg memberikan kado hadiah untuk syifa, syifa bilang apa?"
"Aku bilang terima kasih Bi..", jawab Syifa. " Ya.. Betul sekali, kita harus berterima kasih atas pemberian/hadiah orang lain kepada kita" Saya menimpalinya.
Lalu saya pun lanjut menjelaskan, " Begitu juga sikap kita terhadap Alloh yg sudah memberikan banyak hal untuk abi dan syifa.. Misalnya: Alloh memberikan kita Mata untuk Mendengar..". "Mata untuk melihat Bi, bukan untuk mendengar", ia memotong dan memprotes penjelasanku. "Oiya mata untuk melihat ya", hehhe... Padahal itu sengaja saya "pleset" kan.. Itu cara saya agar anak tetap fokus dan kritis dengan apa yg sedang saya jelaskan ^_^

"Lalu apa lagi syifa?" tanya saya. Lalu syifa pun menjawab "Alloh ngasih aku hidung untuk bernafas, ngasih aku mulut untuk bicara, makan, dan minum.. ngasih aku telinga untuk mendengar.. bla..bla..bla..bla "
 
Saya pun lanjut menjelaskan " Nah Alloh sudah memberi kita banyak banget.. melebihi pemberian umi, abi, dan teman2 syifa. Jadi apa yg perlu syifa lakukan kepada alloh??". "Berterima kasih Bi..", jawabnya.
" Bagaimana cara berterima kasihnya??", saya mencoba mengasah daya nalarnya. Ia pun mikir sambil ngomong "gimana ya Bi??".
Saya pun langsung menyambut pertanyaannya, " Ya berterima kasih dengan melakukan perintah alloh.. Salah satunya dengan melakukan sholat 5 waktu setiap hari".

"Saat syifa berterima kasih kpada teman syifa, kira-kira teman syifa senang tidak?, tanya saya. " Seneng Bi.." jawabnya. " Alloh pun akan lebih senang dan tambah sayang kepada orang yg berterima kasih kepda Alloh, termasuk Alloh seneng dan tambah sayang ke syifa, karena syifa sudah mau sholat lima waktu"

Dengan obrolan2 seperti itulah anak akan lebih memahami, menerima, dan mau menjalankan akan perintah Alloh Swt. Tidak perlu lagi orang tua menyampaikan "AWAS, kalau tidak sholat.. Dosa dan nanti masuk neraka!!"
" Awas.. Kalau pilih "..." Nanti masuk neraka!! " eh

"Perlihatkan dibalik perintah itu ada kebaikan, keindahan, kedamaian, kasih sayang, keadilan, dan kesejahteraan kepada anak kita. Saya yakin anak2 kita yg sudah melihat itu dan bahkan merasakannya sendiri, ia pasti akan menjalankannya dengan senang hati.. tanpa perlu lagi ancaman "masuk neraka".


No comments :

Post a Comment

Silahkan berkomentarlah dengan baik dan sopan agar bisa saling berbagi manfaat bagi banyak orang ^_^