Tahun Ajaran Baru Masuk Sekolah, Kok Masuk Bioskop?!

Tahun Ajaran Baru Masuk Sekolah, Kok Masuk Bioskop?!

Pada tahun ajaran baru sekolah, para orangtua mulai sibuk untuk mengantarkan anak-anaknya masuk sekolah. Sampai -sampai pada zamannya Pak Anies Baswedan menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, ajakan kepada orang tua mengantarkan anak ke sekolah pada awal tahun ajaran baru menjadi ajakan nasional dari kementrian tersebut. Ya, Bapak menteri berharap para orang tua bisa memanfaakan momen tersebut menjadi  momen yang berkesan dan berharga bagi hubungan yang baik anak dan orang tuanya.



Suasana sibuknya orang para orang tua mengantarkan buah hatinya ke sekoah tidak kami rasakan. kenapa? ya karena syifa  tidak mengikui kegiatan beajar di sekoah. Anak-anak lain sibuk bahkan berlomba-omba mendapatkan tempat duduknya di awal masuk sekolahnya, eh syifa malah asyik pergi ke gedung bioskop. Ngapain? Ya sama sih tujuannya seperti anak lainnya  yang pergi ke sekolah, yaitu Belajar. Tahun ajaran baru tahun ini.. syifa mengawali kegiatan belajarnya di Gedung Bioskop Sinema 21 Eka Lokasari Bogor.


Jadi begini.. Kemarin pada tanggal 12 Juli 2017, Syifa mengikuti kegiatan playdate bersama komunitas SEKAR , yaitu nonton bareng Film " IQRO' " . Kegiatan nonton bareng ini dimulai pada pukul 10.00 sampai 11.30 WIB. Apa yang bisa dipelajari oleh anak-anak dari nonton bareng film tersebut. Baik.. sebelumnya, akan saya ceritakan terlebih dahulu sekilas tentang film yang ditonton syifa dan teman-temannya itu..

Film IQRO ini mengangkat tema Anak, Religi dan Ilmu Pengetahuan. Sebuah debut film karya sutradara Iqbal Alfajri. Produksi Masjid Salman ITB & Salman Film Academy. Film iqro ini menceritakan tentang keinginan seorang anak bernama Aqila melihat pluto melalui teropong raksasa di tempat kakeknya bekerja yaitu di gedung BOSCHA, untuk dijadikan bahan laporan kegiatan masa liburan sekolahnya yang akan ia presentasikan dihadapan guru dan teman-temannya nanti saat masuk sekolah. Keinginan Aqila akan dikabulkan oeh sang kakek, jika Aqila mau belajar dan bisa membaca alquran terlebih dahulu dengan baik.  Aqila pun memulai usahanya untuk belajar membaca alquran yang diawali dengan sebuah keterpaksaan, karena ia memang tidak tertarik belajar membaca Al-Quran. Ia lebih tertarik belajar tentang luar angkasa.

Rasa terpaksa dan rasa ketidaktertarikannya belajar mebaca Al-Quran menjadi perlahan sirna ketika ia bertemu dan belajar dengan ustadzah yang bijak dan sabar di sebuah acara pesantren kilat. Ustadzah ini mampu menyelami dan memahami dunia murid-muridnya, serta mampu memberikan solusi secara bijak apa yang sedang dihadapi muridnya dengan penuh kesabaran. Alhasil, Aqila bisa membaca Al-Quran dengan baik. Namun sayang, keinginan Aqila untuk meneropong Pluto di Boscha tidak serta merta dikabulkan oleh sang kakek. Karena gedung observasi ruang angkasa tempat kakeknya bekerja tersebut telah ditutup disebabkan tempat tersebut sudah tidak bisa melakukan peneropongan bintang lagi akibat adanya polusi cahaya yang dihasilkan oleh lampu-lampu penerangan hotel yang akan dibangun secara ilegal di sekitar wilayah observasi BOSCHA.

Bagimana kelanjutan ceritanya? Apa yang dilakukan selanjutnya oleh Aqila agar bisa mewujudkan keinginannya meneropong pluto? Apakah ia bisa mewujudkan keinginannya? Tonton langsung aja deh filmnya atau bisa juga tonton dulu cuplikannya dibawah ini.. hehehe...


Oiya, dari sepenggal cerita yang dijelaskan diatas, kiranya anda juga sudah bisa kan menyimpulkan hal-hal apa saja yang bisa dipelajari?  Silahkan tulis ya di kolom komentar.. apa-apa saja yang bisa dipelajari dari penggalan cerita diatas. Atau Ayah Bunda yang sudah nonton film IQRO ini? boleh kok tuk berbagi hal positif dari film tersebut kepada ayah bunda lainnya ^_^


No comments :

Post a Comment

Silahkan berkomentarlah dengan baik dan sopan agar bisa saling berbagi manfaat bagi banyak orang ^_^