Cara Menjadi Orang Tua Bahagia Agar Terbentuk Anak yang Tumbuh Bahagia

Cara Menjadi Orang Tua Bahagia Agar Terbentuk Anak yang Tumbuh Bahagia

Ayah Bunda, menjadi orang tua itu memang perlu banyak belajar. Karena peran baru dalam kehidupan sebagai orang tua bukan hal yang mudah, perlu ada referensi bagaimana cara menjadi orang tua yang baik agar terbentuk anak yang tumbuh bahagia. Lalu bagaimana cara membesarkan anak dengan bahagia?

Cara Menjadi Orang tua baik agar anak tumbuh bahagia


Cara membesarkan anak dengan bahagia sangatlah penting. Kenapa ini penting? Penting sekali untuk membuat anak bahagia selama proses pertumbuhannya, sebab anak yang bahagia akan berpengaruh pada kesehatan fisik dan mentalnya saat bersosialisasi dengan lingkungan.

Rumah ku adalah surga ku. Ini adalah kalimat yang biasa Ayah Bunda dengar kan? Rumah memiliki peran yang sangat luar biasa untuk perkembangan anak. Definisi rumah disini adalah tempat dimana terdapat keluarga yang saling berinteraksi. Sehingga rumah menjadi tempat berlindung, beristirahat, dan membangun karakter. 

Tentunya Ayah Bunda ingin membangun anak yang memiliki karakter yang unggul, seperti : jujur, mandiri, bahagia, tanggungjawab. Ayah Bunda mungkin saja berfikir sulit sekali membangun karakter anak. Sebetulnya yang harus dibangun terlebih dahulu adalah lingkungan anak yaitu diri Ayah Bunda sendiri. Sehingga upaya tersebut harus dimulai dari diri Ayah Bunda  sendiri kemudian di tranfer ke seluruh anggota keluarga dengan cara menunjukkan bagaimana berperilaku yang baik. Bisa Ayah Bunda bayangkan bagaimana jika Ayah Bunda menghadapi anak saat sedang merasakan kekesalan, stress? Kondisi seperti ini biasanya akan membuat Ayah Bunda mudah “meledak”. Pada akhirnya anak menjadi korban dan anak pun belajar dari kemarahan Ayah Bunda.

Cara membesarkan anak dengan bahagia yaitu dengan Ayah Bunda harus memiliki perasaan bahagia dulu, sehingga tercipta lingkungan yang bahagia dan anak akan tumbuh dengan bahagia. Tentunya akan bermanfaat bagi perkembangan psikologis anak dan juga mengurangi tingkat stress Ayah Bunda dalam mendidik anak. Anak yang tumbuh bahagia memiliki kemampuan sosial, kesadaran sosial, kemampuang mengambil keputusan, kontrol diri, dan kesadaran diri yang lebih baik. Yang semuanya akan berdampak pada keberhasilan dalam pendidikan, karir, sosial, dan lainnya.

Tanyakan pada diri Ayah Bunda .. Apakah Ayah Bunda sudah menjadi orang tua yang bahagia? Apakah Ayah Bunda sudah mendidik anak kita dengan bahagia?  

Ada beberapa ciri-ciri orang yang bahagia menurut Myers (1994):
  • Menghargai diri sendiri. Orang yang bahagia cenderung menyukai dirinya sendiri dan percaya diri. Mudah bagi orang yang bahagia untuk mengungkapkan hal-hal positif tentang dirinya. 
  • Optimis. Orang yang optimis percaya bahwa peristiwa baik memiliki penyebab permanen dan peristiwa buruk bersifat sementara sehingga kita berusaha untuk lebih keras pada setiap kesempatan untuk mendapatkan peristiwa baik. 
  • Terbuka. Jika kita banyak berinteraksi/bersosialisasi dengan orang lain maka kita akan memiliki kebahagiaan yang lebih besar
  • Mampu mengendalikan diri. Orang yang bahagia memiliki kontrol yang baik pada hidupnya dan lebih sukses dalam kehidupan. 
Empat ciri tersebut berdampak luar biasa untuk kehidupan Ayah Bunda. Karena kebahagian itu Ayah Bunda sendiri yang menciptakan maka Ayah Bunda harus berusaha untuk menjadi bahagia agar lingkungan Ayah Bunda ikut merasakan kebahagiaan.

Lalu, Bagaimana Membuat Diri Ayah Bunda Bahagia? 

Ayah Bunda, saat Ayah Bunda ingin mentransferkan energi bahagia untuk anak, Ayah Bunda harus membuat diri Ayah Bunda menikmati rasa bahagia terlebih dahulu.. mungkin Ayah Bunda sering marah, membentak, memukul, curiga berlebihan, mengintrogasi, dan lain-lain kepada anak. Mengapa kita melakukan demikian? Bisa jadi karena pola asuh yang Ayah Bunda terima dahulu atau Ayah Bunda kurang bahagia dalam menikmati peran sebagai orang tua.


cara menjadi orang tua bahagia anak tumbuh bahagia


Berikut ini adalah tips bagaimana membuat diri Ayah Bunda bahagia sebagai orang tua. Dengan kesadaran yang Ayah Bunda miliki, instropeksi, dan keinginan untuk bahagia Insya Allah Ayah Bunda akan lebih bahagia.. 
  1. Syukuri atas apa pun yang terjadi dalam kehidupan Ayah Bunda . Syukuri.. Ayah Bunda sudah diberi keturunan, diberi rezeki, sahabat, keluarga, dan ujian yang akan membuat Ayah Bunda semakin dewasa dan lebih bersyukur. 
  2. Tidak keras pada diri sendiri. Ayah Bunda .. menerapkan ekspektasi yang sangat tinggi dalam urusan parenting malah akan membuat Ayah Bunda stress. Setiap orang tua pasti memiliki kesalahan, yang terpenting adalah Ayah Bunda mengakui bahwa cara Ayah Bunda salah, berusaha memperbaiki, dan melihat sisi positif atas apa yang terjadi. 
  3. Meluangkan waktu bersama pasangan. Ayah Bunda .. orang tua yang bahagia adalah orang tua yang memiliki hubungan yang baik dengan pasangan. Perlu bagi para Ayah Bunda untuk berdua berkomunikasi setiap hari. Selain dapat meningkatkan keintiman dengan pasangan, Ayah Bunda dapat saling mengkomunikasikan/mendiskusikan/mengkoreksi pola asuh yang diterapkan ke anak. Jika hubungan Ayah Bunda kuat dan penuh cinta, maka Ayah Bunda menjadi bahagia sehingga akan lebih baik dalam membesarkan anak. “Peaceful parent, happy kids”  
  4. Membagi waktu dengan tepat. Baik bagi Ayah Bunda bekerja maupun Ayah Bunda yang di rumah membagi waktu antara : pekerjaan kantor, pekerjaan rumah dan anak sangat perlu dilakukan. Kadang Ayah Bunda melupakan istirahat sejenak karena terlalu sibuk dengan 3 hal atau lebih lainnya. Hal ini akan membuat Ayah Bunda tertekan dan stress sehingga membuat Ayah Bunda membentak anak untuk hal yang sepele. Kerjakan pekerjaan rumah lebih awal agar Ayah Bunda bisa memiliki waktu beristirahat. Misal malam hari menyiapkan perlengkapan anak untuk sekolah.
  5. Berbagi tugas dengan pasangan. Berbagi tugas dirumah dengan pasangan adalah hal yang wajar. Bicarakan kepada pasangan tentang pembagian tugas di rumah, lakukan kompromi agar terwujud kesepakatan dan kerajasama yang baik. Ayah Bunda .. pembagian tugas ini tidak hanya baik untuk Ayah Bunda tetapi berdampak baik juga pada anak. Karena anak akan belajar kerjasama dan dekat dengan sosok Ayah Bunda  karena terlibat juga dalam pengasuhan
  6. Melakukan kegiatan yang disukai. Kebahagiaan Ayah Bunda meningkat jika ada “me time”. Luangkan waktu untuk menyalurkan kegiatan yang Ayah Bunda sukai. Misal, belanja, nonton film, kursus masak, modifikasi motor, dan lain-lain
  7. Berhenti berteriak/membentak anak. Ayah Bunda ... membentak anak bukan hanya membuat anak tidak bahagia tapi kita sebagai orang tua bisa menjadi tidak sehat dan tidak bahagia. Belajarlah untuk menghentikannya, mungkin akan cukup sulit dilakukan dan butuh waktu beberapa bulan. Tetapi jika ini berhasil, Ayah Bunda akan lebih bahagia.
  8. Menjalin ikatan emosional dengan anak. Kesibukan yang padat kadang membuat Ayah Bunda jauh dengan anak. Padahal kebahagiaan yang sangat besar adalah saat bisa mendampingi anak. Ayah Bunda ... luangkan waktu bersama anak untuk melakukan kegiatan bersama seperti membaca buku, bermain games, memasak kue, liburan dan lain sebagainya.
  9. Meningkatkan hormon yang bisa meningkatkan rasa bahagia seperti hormon endorfin, hormon oksitosin, hormon dopamin, dan hormon serotonin. Kita bahas sedikit ya mengenai hormon-hormon tersebut
  • Hormon endorfin. Hormon endorfin membuat kita merasakan senang, nyaman dan semangat. Meningkatkan hormon ini bisa melalui konsumsi cokelat, minum kopi. Dan juga bertemu dengan para sahabat.
  • Hormon Oksitosin. Terkenal dengan sebutan hormon cinta, hormon ini menimbulkan rasa bahagia dan tentunya punya peran penting untuk tumbuh kembang anak. Ayah Bunda .. anak yang memiliki kadar oksitosin tinggi cenderung memiliki keterampilan sosial yang baik. Cara meningkatkan hormon ini adalah dengan banyak memeluk orang yang disayang. Kemudian memijat tubuh juga dapat meningkatkan hormon ini, akan lebih baik jika pasangan yang memijat. 
  • Hormon Dopamin. Hormon dopamin berperan penting bagi otak dan seluruh tubuh, ia akan menyampaikan pesan penting ke otak dan mengatur gerakan tubuh. Jika jumlah hormon ini besar, maka terbentuk perasaan senang yang kemudian membuat Ayah Bunda mengulang perilaku tersebut. Cara meningkatkan hormon ini adalah dengan mengkonsumsi protein dan melakukan istirahat saat diperlukan. Jika jumlah hormon ini sedikit, maka sensitivitas dopamin di otak juga berkurang dengan demikian misalnya saat mengantuk emosi marah sulit di kontrol.
  • Hormon Serotonin. Selain makanan yang tinggi triptofan (kacang-kacangan,biji-bijian, keju) dan karbohidrat kompleks (oatmeal, gandum) dapat meningkatkan hormon serotonin. Berjemur di pagi hari, berfikir positif, dan menolong orang lain juga dapat meningkatkan hormon ini. 

Setelah Ayah Bunda membuat diri  Ayah Bunda bahagia, yang perlu Ayah Bunda lakukan adalah menyalurkan kebahagiaan tersebut kepada anak sehingga terbentuklah cara membesarkan anak dengan bahagia. Anak menjadi sehat fisik dan psikologis nya.


Berikut cara membangun kebahagiaan Anak:
  1. Membentuk pola hidup sehat. Berikan anak makanan sehat dan gizi yang seimbang, berikan anak waktu cukup untuk istirahat, dan olahraga bersama 
  2. Jalin komunikasi dengan anak. Ayah Bunda perbanyak komunikasi dengan anak dengan saling bertatapan, dengan demikian anak merasa diperhatikan.
  3. Manfaatkan waktu bersama. memiliki waktu bersama sebaiknya dimanfaatkan dengan kegiatan bersama-sama, dan tidak sekedar fokus pada kegiatannya tetapi juga ada komunikasi dengan anak. Ayah Bunda juga dapat mengabadikan waktu-waktu bersama anak dengan foto atau video. Agar kelak bisa diceritakan kembali ke anak. 
  4. Buat anak merasa dirinya penting. Dengarkan cerita-cerita ataupun keluhan dari anak. Hal ini membuat anak merasa dekat dengan orang tua. 
  5. Berikan perhatian dan kasih sayang kepada anak. Contohnya, Saat anak bertanya terus menerus jangan lelah untuk menjawabnya, sering memeluk dan mencium anak. Dengan begitu anak akan merasa nyaman dekat dengan Ayah Bunda.
  6. Ajarkan anak kontrol diri. Menjadi bahagia itu penting tapi bukan berarti memberikan kebebasan yang selebar-lebarnya. Ajarkan anak untuk disiplin dan sabar. Anak yang belajar mengontrol diri cenderung tidak mudah terganggu dan menjadi pribadi bahagia. 
  7. Ajarkan anak bersosialisasi. Sejak kecil kenalkan dia dengan temannya, ajarkan ia bermain bersama teman agar ia belajar banyak hal dan terbentuk empatinya.
  8. Jadikan Bahagia sebagai gaya hidup. Bahagia perlu menjadi kebiasaan untuk semua anggota keluarga agar terjadi otomatis dalam kehidupan sehari-hari. Banyak tertawa, mengerjakan hal yang disukai bersama-sama, dan lain sebagainya. 

Jadi, ingin membesarkan anak dengan bahagia caranya adalah menjadikan diri Ayah Bunda bahagia agar semua energi bahagia dapat dirasakan oleh anak sehingga anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat fisik dan psikologis.

Sumber tulisan: kulwaparenting.com





Silahkan Baca Juga: 

No comments :

Post a Comment

Silahkan berkomentarlah dengan baik dan sopan agar bisa saling berbagi manfaat bagi banyak orang ^_^